Hey Ladies! Inilah Perbedaan Smoothing dan Rebonding yang Wajib Kamu Tahu

Tahukah kamu perbedaan smoothing dan rebonding rambut? Penting sekali untuk mengetahui perbedaan di antara keduanya. Mungkin juga ada di antara kamu yang baru dengar istilah smoothing. Sebab, istilah rebonding memang lebih familiar dibanding smoothing.

Ketika kamu ingin mengubah gaya rambut menjadi lurus panjang, pasti kamu secara tidak langsung akan menyebut rebonding. Padahal, masih ada satu cara lagi yaitu smoothing. Jadi, smoothing dan rebonding merupakan metode untuk meluruskan rambut.

Perbedaan smoothing dan rebonding yang perlu kamu ingat

Baik rebonding maupun smoothing, keduanya bertujuan untuk mengubah rambut menjadi lurus, lembut, dan berkilau. Meskipun tujuannya sama, tapi ternyata ada beberapa perbedaan mendasar yang perlu kamu tahu supaya tidak salah memilih di antara keduanya. Berikut beberapa perbedaan antara rebonding dan smoothing.

  1. Tergantung bentuk asli rambut

Setiap orang memiliki bentuk asli atau alami rambutnya masing-masing. Ada yang keriting, ikal, lurus, dan bergelombang. Ketika ingin mengubahnya, bentuk asli ini akan memengaruhi metode yang digunakan. Metode yang tepat tentu akan memberikan hasil yang maksimal.

Jika rambutmu memang sudah lurus sejak lahir dan kamu ingin membuatnya lebih lurus lagi, maka pilihlah metode smoothing. Jika bentuk alami rambutmu tidak lurus, maka pilihlah rebonding. Rebonding akan mengubah struktur dan bentuk rambut yang semula tidak lurus menjadi lurus.

  1. Cara kerja meluruskan rambutnya

Smoothing dan rebonding bekerja pada bentuk alami rambut yang berbeda. Perbedaan ini tentu akan berpengaruh pada proses pelurusan rambutnya.

Karena smoothing diperuntukkan untuk rambut yang memang lurus sejak awal, maka cara kerjanya hanya melemaskan dan meluruskan tanpa adanya proses pengubahan struktur rambut. Berbeda dengan rebonding yang terjadi proses pengubahan struktur karena bentuk asli rambutnya yang memang tidak lurus.

  1. Bahan kimia yang dipakai selama prosesnya

Dilansir dari laman AllThingsHair, ada dua obat yang biasa dipakai pada proses rebonding, yakni relaxer dan neutralizer. Kedua obat tersebut memiliki fungsi yang berbeda. Relaxer untuk membantu mengubah struktur rambut dan neutralizer merupakan obat penetral.

Sementara untuk smoothing, obat atau bahan kimia yang dipakai masih dalam kategori soft/mild karena hanya membantu meluruskan rambut tanpa mengubah struktur asli rambutnya. Di samping itu, ada juga obat yang mengandung protein yang dikenal dengan keratin.

  1. Lama daya tahan hasilnya

Smoothing dan rebonding memiliki lama daya tahan hasil yang berbeda. Perbedannya pun cukup signifikan karena sampai dua kali lipat. Hal ini tentu dipengaruhi oleh bentuk asli rambut dan cara kerja pelurusannya.

Mulai dari metode smoothing. Meluruskan rambut dengan cara ini, lama daya tahannya dapat bertahan sampai kurang lebih 3 bulan. Tidak begitu lama memang. Sebab, seperti yang sudah dibahas sebelumnya, smoothing meluruskan tanpa mengubah bentuk aslinya. Walaupun hanya bertahan sebentar, tentu rambut akan tetap lurus tetapi tidak selurus dan selembut rambut smoothing.

Karena rebonding mengubah bentuk dan struktur asli rambut, maka daya tahannya dapat bertahan lebih lama dibanding smoothing. Rambut rebonding dapat bertahan antara 6 sampai 12 bulan tergantung cara perawatan setelahnya. Bila tak dirawat dengan baik, mungkin hasilnya tidak akan selama itu.

  1. Lama waktu pengerjaannya

Durasi waktu pengerjaannya pun cukup berbeda. Smoothing walau dalam prosesnya terkesan hanya meluruskan, tapi ternyata membutuhkan waktu yang lebih lama dibanding rebonding. Untuk pengerjaannya bisa memakan waktu minimal 3 jam dan tergantung seberapa panjang rambutnya. Untuk rebonding hanya membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam saja.

  1. Biaya yang dikeluarkan

Sekilas kamu mungkin akan mengira bahwa rebonding butuh biaya yang lebih mahal dibanding smoothing. Kenyatannya tidaklah demikian. Kamu perlu mengeluarkan biaya lebih untuk smoothing rambut.

Di salon, untuk smoothing rambut biayanya mulai dari Rp 300 ribu ke atas. Untuk rebonding, mulai dari Rp 200 ribu. Mungkin kamu juga masih bisa menemui salon yang mematok rebonding mulai dari Rp 100 ribuan saja.

Namun tentu setiap salon memiliki standar harganya masing-masing. Mungkin saja di salon A harganya memang lebih mahal smooting. Sementara di salon B sebaliknya. Terlepas dari biayanya, mungkin sebaiknya kamu lebih berfokus pada bentuk asli rambutmu supaya hasilnya maksimal.

Baik itu smooting ataupun rebonding, perawatan rambut setelahnya tak boleh dilupakan begitu saja. Memang dengan cara itu kamu memiliki rambut baru yang kamu idam-idamkan. Tetapi kalau tidak dirawat tentu hasilnya akan percuma.

Untuk perawatan rambut yang maksimal, kamu bisa menggunakan produk hair tonic. Wen Guang Hair Tonic dengan 5 DEEP ACTIONs punya segudang manfaat kesehatan untuk rambutmu. Hair tonic ini terbukti ampuh mengurangi rambut rontok.

Selain itu, manfaat kandungan alaminya dapat menutrisi rambut kembali, merangsang pertumbuhan rambut, menyehatkan kulit kepala, dan menjaga keseimbangan siklus pertumbuhan rambut. Jadi, dengan hair tonic ini, kamu tak perlu khawatir lagi dengan kesehatan rambutmu.

Dengan mengetahui perbedaan smoothing dan rebonding, kamu bisa terhindari dari pilihan yang salah. Salah memilih tentu akan berdampak rugi pada banyak hal seperti waktu, tenaga, dan uang.