Inilah Cara Mengembalikan Rambut Rusak Akibat Rebonding yang Ampuh

Salah satu alasan mengapa para kaum hawa mencari cara mengembalikan rambut rusak akibat rebonding adalah karena mereka mulai menyadari ada yang tidak beres dengan rambutnya. Misalnya saja seperti, rambut mulai terasa lebih kering dan kasar, sulit diatur, batang rambut mudah patah, sampai rontok yang begitu banyak.

Memang, rebonding masih menjadi cara favorit dan populer untuk meluruskan rambut. Hasilnya yang instan dan cukup memuaskan serta harga yang relatif terjangkau merupakan alasannya. Namun, tetap saja ada efek samping terhadap rambut akibat penggunaan bahan kimia dan alat styling rambut dalam prosesnya.

Adakah cara lain untuk meluruskan rambut secara alami? Ada. Tetapi mungkin hasilnya tidak sebagus rebonding dan cukup memakan waktu lama. Namun tentunya, cara alami lebih aman untuk rambut karena bebas dari bahan kimia dan alat-alat styling rambut.

Cara mengembalikan rambut rusak akibat rebonding

Rambut hasil rebonding bisa saja hanya bertahan dalam waktu singkat atau malah rusak karena berbagai faktor. Sehingga, hasilnya pun tidak seperti yang dibayangkan. Walaupun demikian, kondisi rambut yang rusak akibat rebonding masih dapat diperbaiki. Berikut cara-caranya agar rambut sehat kembali.

  1. Gunakan sisir bergigi jarang untuk sementara waktu

Untuk menghindari kerusakan yang lebih parah, sebaiknya gunakan sisir bergigi jarang untuk sementara waktu. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi masalah ketika menata rambut dengan sisir. Misalnya, rambut seringkali tersangkut, banyak rambut yang tercabut, dan kulit kepala terasa sakit.

Selain bergigi jarang, ada juga sisir bergigi rapat. Sisir jenis ini sebaiknya tidak kamu gunakan selama kondisi rambutmu belum membaik. Kalau kamu tetap paksakan, mungkin kamu akan mengalami masalah-masalah yang disebutkan tadi.

Lalu, apakah jika kondisinya sudah membaik tidak boleh menggunakan sisir bergigi jarang? Tentu boleh. Jika kondisi rambut sudah membaik dan sehat, kamu bebas menggunakan sisir jenis apapun.

  1. Tahan dulu untuk tidak menggaruk kepala

Rasa gatal memang akan hilang jika digaruk dan menciptakan rasa menyenangkan saat menggaruknya. Jika kondisi rambutmu tidak baik-baik saja, sebaiknya tahan diri untuk tidak menggaruknya sementara waktu.

Rasa gatal yang ditahan pastinya tidak mengenakkan. Namun hal itu perlu dilakukan agar kondisi rambut bisa segera membaik. Karena bisa saja ketika digaruk, rambut tersangkut di tangan sehingga banyak yang rontok. Belum lagi rasa sakit yang timbul di kulit kepala akibat tertarik.

Untuk meredam rasa gatalnya, cara lainnya yaitu dengan memijat-mijatnya secara perlahan. Gerakan ini lebih aman untuk rambut dan kulit kepala. Sehingga, masalah-masalah tadi dapat dihindari. Di samping itu, rasa gatal juga dapat terobati.

  1. Potong bagian ujung rambut yang tidak sehat

Jika rambut rusak hingga ke bagian ujungnya, sebaiknya pertimbangkan juga opsi untuk memangkasnya. Bagian ujung rambut yang rusak seringkali bercabang, mudah patah, kusam, dan kasar. Memangkasnya merupakan cara tercepat untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.

Dengan memangkasnya, bagian ujung rambut akan terlihat lebih rapi. Di samping itu, hal ini juga dapat merangsang pertumbuhan rambut baru yang lebih sehat. Tetapi, perhatikan juga cara memotongnya supaya tidak berantakan.

Memotong rambut butuh ketelitian agar tidak salah potong. Kalau kamu tidak yakin melakukannya sendiri, kamu bisa minta bantuan pada teman yang kamu anggap bisa. Alternatif lainnya adalah dengan memakai jasa cukur rambut.

  1. Kurangi pemakaian alat-alat styling rambut

Alat-alat styling rambut memang sangat membantu dalam penataan rambut. Mulai dari mengeringkan, meluruskan, mengeriting, sampai mencatok. Rasanya, sulit terlepas dari alat-alat tersebut. Di samping itu, juga membantu dalam hal efisiensi waktu.

Walaupun demikian, jika kondisi rambutmu sedang tidak baik-baik saja, sebaiknya jauhkan dulu alat-alat tersebut untuk sementara waktu sampai kondisi rambutmu membaik. Dengan memberi jeda frekuensi pemakaian, rambut mendapat kesempatan untuk bisa self-healing.

Banyak alat styling rambut bekerja dengan memanfaatkan panas untuk memengaruhi bentuk rambut. Panas dari alat tersebut dapat memberi pengaruh yang tidak baik bagi rambut sehat, terlebih bagi rambut yang kondisinya tidak baik.

Kalaupun memang terpaksa harus menggunakan alat-alat tersebut, sebisa mungkin atur suhunya agar tidak terlalu tinggi. Hal itu dapat meminimalisir efek kerusakan yang ditimbulkan dari suhu panasnya.

  1. Gunakan produk perawatan rambut yang aman

Cara-cara sebelumnya dapat dikatakan merupakan cara alami dan dapat dengan mudah dilakukan asal memiliki niat yang kuat. Walaupun alami, cara-cara tersebut juga cukup berdampak terhadap perbaikan kondisi rambut.

Cara lain yang tidak bisa dilewatkan begitu saja yaitu dengan menggunakan produk perawatan rambut yang aman. Salah satu tanda sebuah produk dikatakan aman adalah terdaftar di BPOM. Selain itu, produk tersebut juga tidak menyebabkan iritasi apapun pada tubuh saat dipakai.

Produk perawatan rambut itu beragam jenisnya seperti sampo, conditioner, vitamin rambut, masker rambut, dan hair tonic. Dari semua produk perawatan tersebut, hair tonic yang paling mudah digunakan karena berbentuk spray atau semprot. Jadi, bisa digunakan kapanpun dan dimanapun kamu mau.

Wen Guang Hair Tonic dengan 5 DEEP ACTIONs adalah sebuah produk hair tonic yang kami rekomendasikan. Hair tonic yang sudah terdaftar di BPOM ini memiliki banyak manfaat untuk merawat kesehatan rambut seperti mengurangi rambut rontok, menutrisi rambut, dan merangsang pertumbuhannya. Sehingga, rambut yang kondisinya rusak dapat lebih cepat pulih dan sehat kembali.

Nah, itulah berbagai cara mengembalikan rambut rusak akibat rebonding yang bisa kamu praktikkan di rumah. Jika kondisi rambutmu belum berangsur membaik, sebaiknya segera konsultasikan pada dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut.