Mengapa Kulit Kepala Kering dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Kulit kepala kering memiliki tanda-tanda tertentu seperti timbulnya rasa gatal, iritasi, dan adanya lapisan yang terkelupas. Lapisan tersebut akan lebih banyak timbul saat kepala digaruk. Biasanya, akan terlihat seperti serpihan kecil dan kering yang menempel pada baju.

Kepala yang seringkali terasa gatal akibat kulit kepala kering bisa mengganggu kenyamanan. Untuk meredakannya perlu digaruk dan terasa sulit bila mencoba untuk menahannya. Selain mengganggu kenyamanan, kondisi ini juga dapat memengaruhi penampilan.

Bayangkan saja, rasa gatal itu pastinya sulit ditahan, maka secara alam bawah sadar tanganmu akan langsung menggaruk untuk meredakannya. Kalau sudah begini, rambut dipastikan akan acak-acakan. Belum lagi, serpihannya yang jatuh ke baju yang bisa terlihat oleh orang-orang. Mereka mungkin akan menganggapmu ketombean.

Apakah yang menyebabkan kulit kepala kering yang biasa terjadi?

Penyebab kondisi kulit kepala kering beragam dan bisa berbeda pada tiap individu yang mengalaminya. Beda penyebab tentu berbeda juga cara penanganannya. Mengetahui penyebabnya merupakan langkah awal yang cukup signifikan untuk menemukan cara mengatasi yang tepat. Berikut penyebab-penyebab yang membuat kulit kepala kering.

  1. Frekuensi pemakaian sampo yang terlalu sering dan tidak terjadwal

Pemakaian sampo yang terlalu sering dapat memberikan dampak yang tidak baik bagi rambut. Mengapa bisa demikian? Deterjen pada sampo dapat menyapu bersih benda-benda yang menempel di kulit kepala seperti sel kulit mati, debu, partikel polusi, dan minyak alami rambut.

Minyak alami rambut penting untuk menjaga kelembapan agar kulit kepala dan rambut tidak berubah menjadi kering. Pemakaian sampo yang berlebih dan tidak teratur tentu dapat menghilangkan pelembap alami ini. Pun demikian jika jumlah minyak ini berlebih, rambut menjadi berminyak, basah, dan lengket.

  1. Sering berganti produk-produk perawatan rambut

Produk perawatan rambut yang beredar di pasaran pastinya tidak terlepas dari bahan-bahan kimia. Bahan kimia ini diperlukan untuk meningkatkan kualitas produk seperti daya tahan dan manfaatnya. Walaupun mengandung bahan kimia, produk tersebut tetap aman dengan syarat sudah memiliki izin BPOM.

Bahan kimia yang terkandung dalam tiap-tiap produk tentu berbeda. Tiap perusahaan memiliki standar formula produknya masing-masing. Inilah yang harus diperhatikan jika ingin menggunakan suatu produk ke tubuh.

Sering berganti produk membuat rambut terpapar berbagai bahan kimia. Memang, untuk menemukan produk yang cocok, terkadang perlu trial and error terlebih dahulu. Walaupun demikian, perlu diperhatikan juga waktu pergantiannya agar rambut memiliki kesempatan bebas dari paparan bahan kimia untuk sejenak. Bila tidak diperhatikan, maka salah satu akibatnya adalah kulit kepala kering.

  1. Pergantian cuaca yang tidak menentu dan udara kering yang berkepanjangan

Kadangkala, cuaca tidak bisa ditebak dan bisa berubah secara cepat. Di pagi hari, sinar matahari begitu terang memancar. Namun seketika berubah menjadi hujan berangin di siang harinya. Begitu juga dengan musim. Di musim panas, hujan seringkali turun. Namun di musim hujan, terik matahari begitu menyengat kulit.

Kondisi perubahan cuaca yang tak menentu ini dapat memengaruhi kesehatan tubuh. Tubuh menjadi rentan terserang berbagai virus dan kuman yang membawa penyakit. Tak terkecuali kulit kepala yang sulit beradaptasi dengan kondisi tersebut.

Selain perubahan cuaca dan kondisi musim yang berubah tak menentu, udara yang kering juga dapat menyebabkan kulit kepala menjadi kering. Hal ini sering terjadi jika kamu sudah terlalu lama di ruangan ber-AC.

  1. Kulit kepala yang sedang mengalami psoriasis

Jika kulit kepalamu terdapat sisik dan bercak-bercak merah, itu tandanya kamu sedang mengalami psoriasis. Psoriasis memiliki gejala khas yaitu munculnya lapisan kerak yang tebal. Bila penyebarannya sudah parah, maka kulit kepala akan berubah menjadi kering dan timbul rasa gatal.

Dilansir dari laman SehatQ, psoriasis ini biasanya disebabkan oleh penyakit autoimun. Bila kondisinya semakin parah, psoriasis dapat menyebar ke leher, punggung, siku, bahkan telapak kaki.

  1. Sedang menderita penyakit eksim di kulit kepala

Secara umum, eksim di kulit kepala dialami oleh bayi atau anak-anak. Walaupun demikian, tak dapat dipungkiri orang dewasa akan mengalaminya juga. Eksim membuat kulit kepala kering dan bersisik serta menimbulkan rasa gatal yang mengganggu.

Dilansir dari laman alodokter, belum diketahui secara pasti penyebab eksim ini. Namun, muncul dugaan bahwa eksim ini ada kaitannya dengan respon sistem kekebalan tubuh dan faktor genetik.

Bagaimana cara mengatasi kulit kepala kering ini?

Mengatasi kulit kepala kering ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang cukup mudah didapatkan. Walaupun demikian, tetap perlu berhati-hati sebelum menggunakannnya. Sebab, bahan-bahan berikut ini masih ada kemungkinan untuk diteliti lebih lanjut bagaimana tingkat efektivitasnya.

  1. Memanfaatkan larutan cuka apel sebagai sampo

Larutan cuka apel dapat mengatasi kulit kepala kering secara perlahan. Karena sifatnya yang antimikroba, larutan ini bisa membantu menghilangkan alergi atau jamur penyebabnya. Sehingga, gejala kulit kepala kering seperti gatal dapat berkurang dan kulit kepala berangsur membaik.

Cara memanfaatkannya cukup sederhana dan mudah. Bahan-bahannya hanya cuka apel dan sedikit air yang kemudian dilarutkan dalam sebuah wadah. Selanjutnya, oleskan larutan tersebut ke kulit kepala secara perlahan diiringi dengan pijatan lembut. Diamkan sejenak selama kurang lebih 5 menit sebelum dibilas bersih dengan air dan sampo.

  1. Memanfaatkan lidah buaya

Tanaman hias yang mudah ditemui di pekarangan rumah ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, terutama rambut dan kulit kepala. Selain dapat berfungsi sebagai pelembap yang efektif, lidah buaya juga dapat mengurangi iritasi karena memiliki sifat anti peradangan.

Untuk memanfaatkan lidah buaya, ambil bagian gel beningnya. Gel bening inilah yang mengandung banyak manfaat. Bila tidak ada tanaman ini di sekitar rumahmu atau kamu sulit untuk mendapatkannya, kamu bisa membelinya di pasar.

Kemudian oleskan ke permukaan kulit kepala yang kering dan area sekitarnya. Oles secara merata dengan pijatan lembut  selama kurang lebih 5 menit agar kandungannya lebih meresap ke dalam. Lalu diamkan sejenak sebelum dicuci dengan sampo dan air sampai bersih.

  1. Memanfaatkan minyak kelapa

Minyak kepala juga mengandung manfaat yang tak kalah penting untuk kesehatan rambut dan kulit kepala. Minyak ini dapat membantu melembapkan kembali kulit kepala yang kering. Di samping itu, minyak kelapa memiliki sifat antibakteri dan antijamur sehingga mampu mengurangi risiko infeksi yang terjadi.

Sudah sejak lama minyak ini dipercaya untuk meningkatkan kesehatan kulit dan termasuk di antaranya adalah kulit kepala kering. Cara memanfaatkanya yaitu dengan mengoleskannya ke kulit kepala secara merata. Lakukan pijat lembut juga agar lebih meresap dan mendapat sensasi rileks. Kemudian, biarkan selama kurang lebih 10 menit baru setelah itu dicuci sampai tak bersisa.

  1. Memanfaatkan minyak jojoba

Selain minyak kelapa, minyak jojoba juga dipercaya dapat mengurangi kulit kepala kering dengan efektif. Mengapa demikian? Karena minyak ini memiliki sifat antiradang dan merupakan pelembap aktif.

Cara memanfaatkannya sedikit berbeda dengan minyak kelapa. Saat kamu ingin keramas, teteskan minyak jojoba ke sampo yang sudah dituang di tanganmu secukupnya. Setelah itu, barulah sampoan seperti biasa.

Jangan lupa untuk memijatnya secara perlahan agar kandungannya lebih mudah meresap ke kulit kepala sehingga manfaatnya bisa terasa lebih optimal. Lalu, diamkan sejenak selama kurang lebih 5 menit sebelum dibilas sampai bersih tak bersisa.

  1. Menggunakan obat/krim dengan resep dokter

Bila kamu ragu dengan cara-cara alami di atas atau mungkin sudah mencobanya namun tidak memberikan dampak yang memuaskan, kamu sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan memberikan diagnosis dan cara pengobatan yang lebih sesuai dengan apa yang kamu alami. Sehingga, cara penanganan dan perawatannya menjadi lebih efektif.

Misalnya, untuk penanganan penyakit eksim, dokter akan memberikan resep penggunaan krim kortikosteroid dan pelembap. Selain penggunaan krim, dokter juga dapat meresepkan obat untuk dikonsumsi dan terapi sinar ultraviolet.

  1. Menggunakan produk perawatan rambut hair tonic

Hair tonic merupakan produk perawatan rambut yang simpel dan mudah namun mengandung banyak manfaat untuk kesehatan rambut. Produk ini hadir sebagai solusi perawatan rambut dimanapun dan kapanpun. Hal itu didukung dengan kemasannya yang kecil dan modelnya yang spray alias semprotan.

Wen Guang Hair Tonic dengan 5 DEEP ACTIONs merupakan recommended produk yang tak boleh kamu abaikan begitu saja. Salah satu manfaatnya yaitu mengatasi kulit kepala kering yang mungkin tengah kamu alami saat ini.

Kandungan Wen Guang Hair Tonic dapat menyehatkan kulit kepala dengan melancarkan sirkulasi darah yang ada di sekitarnya. Dengan begitu, peredaran darah dan oksigen tidak terhambat. Kulit kepala yang sehat tentu menjadi tempat terbaik bagi rambut untuk tumbuh.

Siapa yang tidak terganggu dengan kulit kepala kering ini? Rasa nyaman hilang seketika saat mulai terasa gatal. Tidak hanya kenyamanan saja yang terganggu, penampilan juga tak luput dari gangguan kulit kepala kering ini. Maka dari itu, bila dirasa mulai timbul gejala-gejala, sebaiknya segera ambil Tindakan.